Author Topic: larangan di bulan ramadan  (Read 6017 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
larangan di bulan ramadan
« on: September 10, 2008, 03:28:29 PM »
setiap kali tiba bulan Ramadan atau lebih dikenali bulan puasa . kebanyakan ustas-ustaz mengajar di masjid-masjid , lalu baca ayat quran surah baqarah ayat 183 yang berarti :
[2:183]. Wahai orang-orang yang percaya, difardukan bagi kamu berpuasa sebagaimana difardukan bagi orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa.

Lalu ustaz itu huraikan bagini :
puasa adalah menahan diri dari makan , minum dan bersetubuh di siang hari sejak mulai fajar hingga jatuh matahari dan di benarkan pula di waktu malam hingga fajar .

Saya hairan di ayat tersebut dan di ayat-ayat yang lain tidak ada satupun ayat yang melarang kita makan , minum dan bersetubuh di siang hari dan di benarkan di waktu malam , baik di bulan Ramadan maupun di bulan-bulan lain .

Cuntuhnya:
Ada ayat yang melarang kita makan kinzir/babi , darah mengalir , bangkai dan binatang yang di sembelih bukan karena allah di 2:173, 5:3 , 6:145 , 16:115 , larangan ini bukan hanya di waktu siang hari saja , di waktu malam pun di larang juga , dan tidak di tentukan di bulan Ramadan saja di bulan-bulan lain pun di larang juga .

Dan ada ayat melarang bersetubuh dengan isteri di watu dalam kadaan haid sehingga bersih 2:222 , , larangan ini juga bukan hanya di waktu siang hari saja , di waktu malam pun di larang juga , dan tidak hanya di tentukan di bulan Ramadan saja di bulan-bulan lain pun di larang juga .

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #1 on: September 11, 2008, 07:55:18 AM »
Salam,

Kalau dipikir-pikir, pada masa silam saya tidak menggunakan pikiran, apa yang dikatakan kiyai dan ustad langsung dipercaya saja tanpa dipikir lebih dahulu. Setelah berpikir kritis, banyak hal yang dijelaskan oleh kiyai dan ustad bertentangan dengan Alquran.

Tentang larangan hubungan sex ketika berpuasa, sulit diterima nalar. Dalam Q. 2.187 disebutkan bahwa hubungan sex dihalalkan di malam hari. Padahal tidak ada ayat yang menjelaskan bahwa sex di luar bulan Ramadan haram pada malam hari. Karena itu, jika yang dimaksud dengan rafat adalah hubungan sex, maka ayat tersebut menjadi sangat aneh. Tidak ada aturan yang mengharamkannya lantas tiba-tiba ada petunjuk menghalalkannya.

Tentang makan dan minum apalagi. Sangat jelas perintah makan dan minum ketika melaksanakan puasa.

... dan makanlah dan minumlah ... (Q. 2.87)
maka makanlah dan minumlah dan bersenang hatilah ... (Q. 19.26).

Luar biasa memang, perintah Tuhan akhirnya dirubah menjadi larangan, dan orang yang melakukan pelanggaran tersebut merasa mencari keridaan Tuhan dengan harapan dapat meraih ketakwaan.

Offline isa

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 317
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #2 on: September 13, 2008, 02:49:18 PM »
Justru makna umum shoum sebagai menahan diri dari sesuatu itu menjadi jelas "sesuatu"nya setelah ada penghalalan bersetubuh dan makan serta minum di malam hari hingga fajar, sehingga yang ditahan dalam shoum adalah bersetubuh dan makan-minum di siang hari sejak fajar hingga malam.

Offline kenny

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 353
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #3 on: September 14, 2008, 01:12:07 PM »
PBBU
confirm ke rafats maksudnya bersetubuh?

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #4 on: September 15, 2008, 07:29:08 AM »
Justru makna umum shoum sebagai menahan diri dari sesuatu itu menjadi jelas "sesuatu"nya setelah ada penghalalan bersetubuh dan makan serta minum di malam hari hingga fajar, sehingga yang ditahan dalam shoum adalah bersetubuh dan makan-minum di siang hari sejak fajar hingga malam.

Salam,

Puasa yang dijelaskan dalam Al-Baqarah tidak dapat dilaksanakan oleh orang yang sedang dalam perjalanan. Karena itu orang yang berpuasa harus menahan diri untuk bepergian, agar berkonsentrasi makan dan minum Alquran.

Selanjutnya, dalam surah Maryam dijelaskan orang yang sedang berpuasa harus menahan diri untuk tidak berbicara, yaitu tidak membicarakan dengan orang lain petunjuk Alquran yang sedang dipahaminya secara mandiri.

Offline kenny

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 353
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #5 on: September 15, 2008, 12:02:20 PM »
Quote
Selanjutnya, dalam surah Maryam dijelaskan orang yang sedang berpuasa harus menahan diri untuk tidak berbicara, yaitu tidak membicarakan dengan orang lain petunjuk Alquran yang sedang dipahaminya secara mandiri.
Aku jadi keliru ni di zaman Maryam udah ada al quran

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #6 on: September 16, 2008, 09:29:40 AM »
Quote
Selanjutnya, dalam surah Maryam dijelaskan orang yang sedang berpuasa harus menahan diri untuk tidak berbicara, yaitu tidak membicarakan dengan orang lain petunjuk Alquran yang sedang dipahaminya secara mandiri.
Aku jadi keliru ni di zaman Maryam udah ada al quran

Pada zaman Maryam belum ada Alquran. Meskipun demikian, Alquran membenarkan kitab-kitab sebelumnya, termasuk cara berpuasa Maryam. Dalam 2.183 dijelaskan bahwa puasa ditetapkan sebagaimana ditetapkan tehadap orang-orang sebelum kamu.

Offline mcleoad

  • Nogoth
  • **
  • Posts: 108
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #7 on: September 16, 2008, 04:53:19 PM »
taurat tu fasa dimana AQ dibaca hanya dalam kondisi dibacakan dan difahami tapi tak tau kemana arah- map sudah tapi tidak tahu menggunakan map itu.
injil fasa Aq dibaca dan dilaksanakan tapi akhirnya bangunan tinggal bangunan[bangunan adalah perlaksanaannya] hukum AQ diselewengkan untuk memuaskan nafsu.
Furqan adalah fasa AQ dibacakan diperjelaskan dan dilaksanankan secara menyeluruh. dibacakan bagunan diperjelaskan bangunan itu macam mana berapa kaki tinggi lebarnya berapa oleh arkitek dan sudah nya dilaksanakan bersama-sama dengan perkerja binaan lalu berdirinya bangunan 6 bintang orang pun kagum boleh berlanggar sebab melihatnya boleh potong jari sambil melihatnya...

Zabur adalah cara penyampaian untuk menyampaikan AQ yang boleh diterima telinga... walaupun tidak korek telinga...uiii bestnya penyampaian dia
« Last Edit: September 16, 2008, 04:56:06 PM by mcleoad »

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #8 on: September 17, 2008, 08:28:38 AM »
taurat tu fasa dimana AQ dibaca hanya dalam kondisi dibacakan dan difahami tapi tak tau kemana arah- map sudah tapi tidak tahu menggunakan map itu.
injil fasa Aq dibaca dan dilaksanakan tapi akhirnya bangunan tinggal bangunan[bangunan adalah perlaksanaannya] hukum AQ diselewengkan untuk memuaskan nafsu.
Furqan adalah fasa AQ dibacakan diperjelaskan dan dilaksanankan secara menyeluruh. dibacakan bagunan diperjelaskan bangunan itu macam mana berapa kaki tinggi lebarnya berapa oleh arkitek dan sudah nya dilaksanakan bersama-sama dengan perkerja binaan lalu berdirinya bangunan 6 bintang orang pun kagum boleh berlanggar sebab melihatnya boleh potong jari sambil melihatnya...

Zabur adalah cara penyampaian untuk menyampaikan AQ yang boleh diterima telinga... walaupun tidak korek telinga...uiii bestnya penyampaian dia

Salam,

Menarik bro mcleoad. Mohon pemahamannya tentang ahli kitab, yahudu, nasara dan sabiin. Banyak terima kasih.

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #9 on: September 19, 2008, 07:10:21 PM »
Setiap kali tibanya bulan puasa ?
Ustaz-ustaz pun mengajarlah di setiap masjid-masjid . dan selalu berkata : ? di bulan yang mulia ini syaitan-syaitan di belenggu di neraka?

Jadi orang-orang islam bebaslah dari hasutan dari syaitan untuk melakukan kejahatan dan kemungkaran ?.

Tapi apabila saya perhatikan kalakuang-kalakuan anak-anak muda islam dari daerah saya di bulan itu , banyak sekali berkeliaran sana sini berpasang-pasangan , riyuh rendah untuk mencari makanan di waktu malam sehingga larut malam , ini berbeda jauh sekali dari bulan-bulan selain bulan Ramadan , kerana apabila berakirnya bulan Ramadan , maka berakirlah kalakuan yang seperti itu , yaitu kalakuan yang terlalu bebas bergaul muda mudi di waktu malam dan di tempat-tempat lampu muram .

Saya piker muda mudi islam di daerah saya lebih baik kalakuannya di wakta-waktu mana syaitan-syaitan yang di bebaskan dari belenggu neraka itu , karena di bulan selain bulan Ramadan kalakuan yang seperti itu berkurangan , kalau ada pun hanya curi-curi saja dari orang tuanya ?

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #10 on: September 20, 2008, 09:51:48 AM »
Salam bro sayang dan semuanya,

Artinya apa dikatakan oleh para ustadz tidak benar.

Kenyataannya adalah justru dalam bulan Ramadhan lebih banyak syaitan yang merajalela. Keadaan yang diceritakan terjadi di Thailand juga sama dengan di Indonesia. Muda-mudi pamitnya ke mesjid untuk salat, tetapi faktanya lebih banyak yang melakukan pelanggaran atas petunjuk Tuhan. Bukan hanya yang muda, tetapi yang tua juga berbuat yang sama dengan bentuk yang berbeda.

Mari kita evaluasi ulang pelaksanaan shoum dengan mengacu kepada Alquran.

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #11 on: September 23, 2008, 02:36:03 PM »
Semalam ustaz di masjid berkata :? membanyak membaca quran di bulan puasa nanti kita akan dapat petunjuk dari quran?

Tetapi ustaz itu pernah membaca petunjuk quran tengang solat yang berbunyi bagini :
29:45. Bacalah apa yang diwahyukan kepada kamu daripada al-Kitab, dan lakukanlah solat; solat (ajaran quran) melarang kesumbangan dan mungkar. peringatan Allah adalah lebih besar; dan Allah mengetahui apa yang kamu mengerjakan.

Tapi ustaz itu buang petunjuk quran dan ambil petunjuk luar dari quran, yaitu , melakukan solat yang mulai dengan takbir dan di sudahi dengan salam .

Dan membaca 2:43
2:43. Dan tegagkanlah solat(ajarana quran yang mencegah melakukan kejahatan dan kemungkaran), dan datanglah zakat/kemurnia ( diri), dan tunduklah bersama orang-orang yang tunduk.

Tapi ustaz itu buankan petunjuk quran dan ambil petunjuk luar dari quran yaitu mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah segantan beras setiap orang setelah berakir nya bulan puasa dan berbagai-bagai zakat lagi yang di wajibkan dari petunjuk luar dari quran itu .

Dan bembaca 2:183 :
 
2:183. Wahai orang-orang yang percaya, dituliskan bagi kamu berpuasa sebagaimana dituliskan bagi orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa.

Tapi ustaz itu buang petunjuk quran dan ambil petunjuk luar dari quran yaitu mengambil contuh orang-orang terkamadian berpuasa yang menahan makan , minum dan bersetubuh di siang hari .

Dan baca 2:256 :
2:256. Tidak ada paksaan dalam agama. Yang benar telah jelas daripada yang salah. Maka sesiapa yang tidak percaya kepada Thagut, dan mempercayai Allah, dia berpegang pada pemegang yang paling kukuh, yang tidak akan putus; Allah Mendengar, Mengetahui.

Tapi ustaz itu buang petunjuk quran dan ambil petunjuk luar dari quran yaitu memaksa anak muridnya supaya bersembahyang jamaah di masjid di sekolahnya dan kalau tingal di hokum sembahyang sunah 40 raka?at di tengah panas yang berlantai simim . dan kalau tinggal puasa bulan Ramadan di rutan dan di bukatkan kepalanya ..

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #12 on: September 23, 2008, 08:44:02 PM »
Setiap kali tibanya bulan puasa ?
Ustaz-ustaz pun mengajarlah di setiap masjid-masjid . dan selalu berkata : ? di bulan yang mulia ini syaitan-syaitan di belenggu di neraka?

Jadi orang-orang islam bebaslah dari hasutan dari syaitan untuk melakukan kejahatan dan kemungkaran ?.

Tapi apabila saya perhatikan kalakuang-kalakuan anak-anak muda islam dari daerah saya di bulan itu , banyak sekali berkeliaran sana sini berpasang-pasangan , riyuh rendah untuk mencari makanan di waktu malam sehingga larut malam , ini berbeda jauh sekali dari bulan-bulan selain bulan Ramadan , kerana apabila berakirnya bulan Ramadan , maka berakirlah kalakuan yang seperti itu , yaitu kalakuan yang terlalu bebas bergaul muda mudi di waktu malam dan di tempat-tempat lampu muram .

Saya piker muda mudi islam di daerah saya lebih baik kalakuannya di wakta-waktu mana syaitan-syaitan yang di bebaskan dari belenggu neraka itu , karena di bulan selain bulan Ramadan kalakuan yang seperti itu berkurangan , kalau ada pun hanya curi-curi saja dari orang tuanya ?

Kalau ustaz itu berkata ? sebelas bulan selain bulan ramadan/puasa syaitan-syaitan di belenggu di neraka, tapi apabila tibanya bulan puasa bagi umat beragama islam maka syaitan-syaitan itu di bebaskan dari belenggu-belenggu itu untuk menguji umat beragama islam yang sedang berpuasa , adapun orang-orang kafir yang tidak berpuasa itu tidak di uji karena mareka sudah kafir?

Kalau ustaz itu berkata bagitu dapat di terima akal ?.

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #13 on: September 26, 2008, 08:50:32 PM »
Salam bro sayang dan semuanya,

Artinya apa dikatakan oleh para ustadz tidak benar.

Kenyataannya adalah justru dalam bulan Ramadhan lebih banyak syaitan yang merajalela. Keadaan yang diceritakan terjadi di Thailand juga sama dengan di Indonesia. Muda-mudi pamitnya ke mesjid untuk salat, tetapi faktanya lebih banyak yang melakukan pelanggaran atas petunjuk Tuhan. Bukan hanya yang muda, tetapi yang tua juga berbuat yang sama dengan bentuk yang berbeda.

Mari kita evaluasi ulang pelaksanaan shoum dengan mengacu kepada Alquran.
Telatah anak parempuan saya yang berusia 16 tahun , dia suka sembahyang terawih di masjid di tempata yang jauh dari masjid yang hamper dari rumahnya , katanya ia suka bersembahyang terawih yang berbeda-beda , karena masijid yang hamper dari rumahnya masjid wahbi , dan dia ingin pula sembahyang di masjid kaum tua , katanya di suka sembahyang di masjid kaum tua , karena di sana ada cara bersurak-surak beramai-ramai dengan kata ? sollah waslama aiih ? .

semalam dia Tanya meknya/ibunya : ? mek ! orang baca apa di ketika angkat dua tangan setelah selesai setiapa sembahyang 4 raka?at ? ? meknya pun menjawab : ? tanyalah kakak-kakak atau makcik-makcik di sebelah kiri kanah sun itu, apa yang mareka baca dan mintak mareka ajar sun tentu mareka ajarkan ? . anak saya pun jawab : ? sun dahTanya kawan-kawan sun yang lama sembahyang di situ , mareka jawab : mareka pun tidak tahu juga hanya buat bibir kumat kumit saja ,  dan sun pun buat seperti mareka juga, kamadian sun lihat mareka sapu muka , sun pun sapu muka sepeti mareka ? meknya pun berkata ? orang lian pun kebanyakannya berbuat bagitu juga , kalau nak tahu tanyalah kakak-kakak, makcik-makcik kiri kanan sun itu?

Berlaku soal jawab itu di ketika kami sedang berbuka puasa , walaupun kami tidak berpuasa seperti mareka, tapi kami tetap berbuka dan bersahur seperti mareka juaga supaya tidak timbul masaalah yang banyak , dan kerap kali saya ibu martua saya berbuka puasa di rumah saya , maka mastilah saya buat seperti biasa ..

Offline kenny

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 353
    • View Profile
Re: larangan di bulan ramadan
« Reply #14 on: October 16, 2008, 04:21:36 PM »
PBBU,
Aku selalu berfikir ayat "lailatulsiyam" di ayat 2:187. Adakah pengikut agama Arab puasa di waktu malam. Tentu tidak, mereka hanya ?siyam? di waktu siang.
Ayat itu ialah ?laitululsiyam? bukan laitul Ramadan atau laitul shahru Ramadan. Seperti juga ? Laitul Qadr? di 97:1-3 lazimnya kita faham ?Qadr? di sini adalah di waktu malam. Jika makna siyam adalah berpuasa (menahan lapar) penganut agama Arab dan ritual itu tidak di jalankan di waktu malam aku rasa 2:187 sudah tidak relevan lagi